Rangkaian Amplifier Mini: OCL 18 Watt

Rangkaian Amplifier kali ini disebut sebagai rangkaian amplifier mini karena konstruksi rangkaiannya yang sederhana dan dapat dibuat dengan biaya yang relatif murah. Komponennya pun dapat dengan mudah di cari di toko-toko elektronika. Meskipun begitu suara yang dihasilkan tidak kalah bagusnya dengan amplifier-amplifier yang mahal.

Dengan output 18 Watt RMS pada speaker 8 ohm cukup untuk membuat perangkat audio seperti MP3 player, DVD player ataupun sumber dari komputer bisa memanjakan telinga Anda.

Pada dasarnya amplifier ini menggunakan transistor TIP41 dan TIP42 sebagai bagian penguat akhir (power). yang mana TIP41 adalah transistor tipe NPN dan TIP42 tipe PNP. Agar rangkaian bekerja dengan sempurna, diperlukan tegangan sumber yang simetris +22 Volt, 0 Volt, dan -22 Volt. Adapun rangkaian amplifier mini OCL 18 Watt adalah sebagai berikut:rangkaian-amplifier-mini-ocl-18-watt

Daftar komponen yang digunakan:

Resistor:

P1 = 22K
R1, R8 = 1K
R2, R4 = 4K7
R3 = 100R
R5 = 82K
R6 = 10R
R7 = R22 4W
R9 = 2K2

Dioda:

D1 = 1N4148
D2 = Dioda Silikon 4A
D3 = LED

Kapasitor:

C1 = 470nF tipe polyester
C2,C5 = 100µF/25V tipe elko
C3,C4 = 470µF/25V tipe elko
C6 = 100nF keramik atau polyester
C7,C8 = 4700µF/25V tipe elko

IC:

IC1 = TLE2141C

Transistor:

Q1 = BC182
Q2 = BC212
Q3 = TIP42A
Q4 = TIP41A

Transformator:
T1 = 220V primer, sekunder 15 VAC CT

Menurut data yang ada,  rangkaian amplifier mini OCL 18 Watt ini mampu merespon hampir semua cakupan frekuensi audio. Dengan begitu, suara sinyal musik nada tinggi (treble) ataupun nada rendah (bass) dapat dikuatkan dengan baik oleh amplifier ini.

Dalam perakitannya, perlu diperhatikan tata letak dari komponen transistor penguat akhir (TIP41 dan TIP42) dan disarankan diletakan di sisi PCB agar mudah untuk dipasangkan pendingin alumunium, karena pada saar amplifier ini bekerja akan mengeluarkan disipasi panas yang cukup tinggi.

O ya demi keamanan, pada saat pertama kali menghidupkan rangkaian amplifier ini, setel volume P1 pada tingkat yang paling minimum untuk menghindari lonjakan sinyal input dari amplifier dan mengurangi tegangan DC awal agar tidak masuk ke loudspeaker. Hal ini tentu tidak akan baik bagi kesehatan loudspeaker itu sendiri jika tegangan DC sampai masuk pada out loudspeaker.

Tulis Komentar