Perjalanan Panjang Sejarah Radio

Radio merupakan salah satu media informasi audio yang berbentuk elektronik. Radio menggunakan gelombang elektromagnetik yang mampu diterima dari jarak yang cukup jauh. Radio yang dirakit dari rangkaian elektronika yang cukup rumit ini sengaja dirancang untuk dapat menerima sinyal dari jarak jauh. Sinyal radio dapat merambat melalui udara dengan menggunakan modulasi amplitudo (AM) atau bisa juga melalui frekuensi (FM).

Meski pamornya masih kalah dibanding dengan televisi, namun keberadaan radio masih tetap eksis. Kemampuan radio yang mampu menyampaikan informasi dari jarak jauh ini tidak muncul begitu saja, diperlukan berbagai penemuan-penemuan dari banyak ahli di bidangnya yang kemudian berkembang hingga tercipta sebuah alat yang dinamakan radio. Untuk mengetahui sejarah radio yang lengkap sejak awal penemuannya hingga perkembangan masa kini, mari simak pembahasan di bawah ini.

Sejarah penemuan dan perkembangan radio

Sejarah radio berawal dari penemuan teori induksi oleh Joseph Henry dan Michael Faraday pada awal abad ke-19. Teori induksi ini memaparkan bahwa arus listrik dapat dirambatkan melalui kawat dan mampu menciptakan arus listrik di kawat yang lain. Selanjutnya James Clerk Maxwel menemukan teori bahwa gelombang elektromaknet dapat merambat dengan sangat cepat selayaknya kecepatan rambat cahaya.

Penemuan ini disempurnakan oleh Heinrich Hertz yang kemudian mengembangkan resonator. Ahli lain yang juga ikut berperan dalam penemuan radio adalah David E. Hughes. Ia menjadi orang pertama yang menerapkan perambatan gelombang electromagnet dengan cara mengirim dan menerima informasi melalui telepon buatannya sendiri. Percobaan ini belum terlalu sempurna dan jaraknya pun masih belum terlalu jauh.

sejarah radio

Guglielmo Marconi

Pada perkembangan sejarah radio, Guglielmo Marconi menjadi salah satu orang yang dianggap berhasil dalam mengirimkan sinyal radio dengan jarak yang cukup jauh yakni 1,5 km. Ia juga ditetapkan sebagai pemilik hak paten atas penemuan telegraf nirkabel ciptaannya yang memanfaatkan dua sirkuit.

Marconi juga mendirikan perusahaannya sendiri yang bertajuk The Wireless Telegraph & Signal Company Limited (1897). Marconi selanjutnya terus mengadakan penelitan terkait radio ini hingga akhirnya penemuan barunya yang juga tak kalah mengesankan adalah radar.

Tokoh lain yang juga patut diperhitungkan perannya dalam sejarah radio adalah Reginald Aubrey Fessenden. Reginald dianggap sebagai orang pertama kali yang berbicara dengan media radio pada tahun 1906. Ia juga menyumbangkan beberapa penemuan besar seperti alternator yang mampu menghasilkan arus listrik bolak-balik. Ada juga John Ambrose Fleming yang menemukan penerima nirkabel berupa tabung audion, serta Edwin Howard Armstrong yang mampu menemukan penguat gelombang elektrimagnetik untuk radio.

sejarah radioPasca penemuan-penemuan hebat dari beberapa ahli di atas, sejarah perkembangan radio semakin pesat. Radio yang awalnya hanya dikembangkan dengan modulasi amplitude (AM), kemudian berkembang hingga ditemukan teknologi baru untuk radio yakni modulasi frekuensi (FM).

Teknologi FM mempunyai kelebihan dapat menerima gelombang suara radio meski cuaca sedang buruk. Perkembangan sejarah radio terus berlanjut hingga penemuan internet yang membuat penemuan baru juga untuk teknologi radio yakni berupa radio internet (radio streaming).

Selanjutnya ditemukan pula adanya radio satelit yang memanfaatkan sinyal digital dan juga radio digital yang menggunakan kombinasi sistem analog dan digital. Radio yang terakhir ini memiliki kualitas suara yang tinggi dan pelayanannya tidak dipungut biaya sama sekali, asalkan pengguna radio ini memiliki alat khusus yang berfungsi menerima sinyal digital radio.

Demikian pembahasan mengenai sejarah radio yang sangat bagus untuk menambah pengetahuan anda. Perkembangan radio ini belum berhenti sampai di sini, sebab pengembangan teknologi terus berlanjut sehingga kemungkinan teknologi radio di masa yang akan datang semakin canggih.