Fungsi Power Supply pada Rangkaian Elektronika

Seperti sudah kita ketahui bersama bahwa fungsi power supply adalah untuk mengalirkan dan mengatur daya/energi untuk di suplai ke beban dalam hal ini biasanya komponen elektronika. Kegunaan power supply sangat penting terutama untuk komponen atau perangkat elektronika yang memerlukan jenis tegangan khusus misalnya tegangan direct current (DC) dan ke stabilan tegangan atau arus yang mengalir di rangkaian elektronika tersebut, karena jika tidak terpenuhi kondisi yang di sebutkan sebelumnya bisa mengakibatkan komponen elektronika tersebut rusak atau menghasilkan performa yang tidak maksimal.

Fungsi power supply

Salah satu manfaat yang bisa diambil dari fungsi power supply adalah menjaga atau mengatur tegangan/daya yang masuk ke perangkat atau beban yang di aliri daya oleh power supply, hal ini cukup penting karena ada beberapa komponen dalam rangkaian elektronika misalnya yang bisa rusak atau terbakar jika tidak mendapat pasokan daya yang stabil.

Fungsi Power Supply: Komponen power supply konvensional

Walapun sebuah power supply bisa mengatur atau mengalirkan daya ke beban (komponen elektronika) tetapi sebuah power supply sendiri mempunyai kapasitas maksimal tegangan yang bisa di lewatkan atau di atur oleh power supply tersebut, maka ada beberapa jenis power supply untuk tegangan tinggi dan power supply untuk tegangan rendah. Jadi dalam sebuah power supply biasanya ada komponen-komponen yang selalu ada seperti trafo atau transformer, rectifier, filter dan regulator/stabilizer.

blok diagram power supply

Blok diagram power supply

Fungsi Trafo pada Power Supply

Biasanya trafo ini digunakan sebagai komponen untuk menaikan atau menurunkan sebuah tegangan istilah umumnya, step down atau step up, sehingga daya masukan ke power supply sehingga di sesuaikan dengan beban kerja dari power supply dan beban dari rangkaian elektronika yang akan di aliri daya oleh power supply ini.

Dalam trafo biasanya ada dua lilitan, yang pertama adalah lilitan primer. Dimana lilitan ini adalah lilitan yang menerima daya masukan utama pada power supply, lalu yang ke dua adalah lilitan sekunder dimana lilitan ini biasanya menurunkan atau menaikan tegangan (contoh kasus step down). Walapun sudah di turunkan arus dari lilitan primer masih berupa arus AC.

Bagian Rectifier pada Power Supply

Rangkaian rectifier ini biasanya terdiri dari minimal dua dioda tetapi lebih bagus menggunakan empat diode, ke empat diode ini di susun sedemikian rupa sehingga bisa mengubah arus AC dari lilitan sekunder di trafo menjadi arus DC. Kalau menggunakan satu diode maka biasanya sinyal atau arusnya akan berbentuk setengah gelombang (kalau di ukur dengan osiloskop), sedangkan kalau menggunakan dua sampai empat diode maka hasilnya adalah gelombang penuh.

Fungsi Power Supply: Filter

Rangkaian filter atau filter ini biasanya digunakan untuk merapihkan atau membuat kesamaan dari sinyal yang dihasilkan oleh rectifier, karena walaupun sudah berubah menjadi arus DC atau tegangan, masih ada kemungkinan sinyal yang dihasilkan belum rapih, maka di gunakan filter yang terdiri dari kapasitor yang tipe elektrolit.

Fungsi Power Supply: Stabilizer

Stabilizer pada rangkaian power supply biasanya menggunakan integrated circuit (IC) R-78xx-05, IC voltage regulator ini biasanya digunakan membantu power supply menghasilkan arus dan tegangan (DC) yang stabil. Bagusnya ketika memakai IC ini pilihlah yang menggunakan heatsink untuk mereduksi panas kalau power supply digunakan dalam waktu yang lama.

regulated power supply

Selain jenis power supply yang dijelaskan diatas, ada juga jenis power supply yang lain seperti untuk adaptor Direct Current (DC) ke Direct Current (DC), Direct Current (DC)DC ke alternate current (AC), fungsi power supply jenis ini disebut switched mode power supply (SMPS), ada juga programmable power supply yang biasanya menggunakan programmable logic control (PLC) untuk membantu pengoprasiannya atau mini komputer, biasanya penggunaan programmable power supply ini digunakan dalam penelitian-penelitian.  Selain itu ada juga jenis power supply untuk tegangan tinggi, dimana outputnya bisa mencapai ratusan atau ribuan volt, demikian sekilas fungsi power supply dan beberapa bidang penggunaannya.

nb: artikel ini ditulis oleh kontributor eksternal skemaku.com. Skemaku.com tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi artikel ini secara teknis, namun untuk menambah pengetahuan dan referensi saja.