Cara Merakit Amplifier Dengan Mudah

Pernahkah anda mendengar tentang amplifier? Tentu kata yang satu ini sudah sangat familiar di telinga anda bukan? Amplifier ini merupakan sebuah komponen yang dalam masyarakat lebih sering disebut dengan ampli. Dan fungsi dari amplifier ini sangat erat hubungannya dengan sound sistem, karena amplifier tersebut berfungsi sebagai alat penguat sinyal audio atau suara.

Amplifier tersebut telah diterapkan di banyak sekali peralatan elektronik seperti misalnya radio, televisi dan bahkan satelit luar angkasa. Setelah anda mengetahui apakah itu amplifier dan fungsinya maka sekarang kita akan lanjut membahas tentang cara merakit amplifier dengan mudah.

Cara merakit amplifier: Pemasangan bagian resistor

Cara merakit amplifier yang pertama anda harus sangat teliti. Sehingga sebelum memulai proses perakitan anda harus menenangkan diri terlebih dahulu karena memang proses perakitan amplifier membutuhkan ketelitian yang ekstra. Pertama kali anda harus menyiapkan sebuah komponen yang bernama resistor dan juga sebuah papan meta42. Langkah yang dilakukan terlebih dulu adalah dengan menginstal resistor pada socket resistor yaitu berupa komponen yang terpendek yang pertama. Dan langkah yang berikutnya adalah dengan memasangkan bagian to-92 yang mana pada pemasangan komponen yang satu ini anda harus sangat memperhatikan supply tegangan pada komponen tersebut.

amplifier rakitan

Contoh amplifier rakitan

Pemasangan bagian port

Dan cara yang selanjutnya dalam memasang amplifier pada sebuah rangkaian elektronika ini adalah dengan memasang bagian port. Dan setelah anda memasang bagian port tersebut maka cara memasang amplifier yang selanjutnya adalah dengan menambahkan komponen yang lebih besar yaitu komponen kontrol volume. Sehingga selanjutnya anda bisa melakukan pengetesan pada power supply. Cara mengetesnya sangat mudah, yaitu anda hanya tinggal menjalankan kabel dari catu daya dari plus (+) ke minus (-). Sangat mudah bukan?

Rangkailah sebuah buffer stacks

Dan cara merakit amplifier yang selanjutnya adalah dengan merangkai sebuah buffer stacks. Saat anda merangkai buffer stacks ini maka selanjutnya anda harus menyoldernya. Terdapat waktu yang tepat untuk menyolder komponen yang satu ini, yaitu pada saat anda akan melakukan stacks pada buffer. Saat inilah saat yang paling tepat untuk proses penyolderan. Sebaiknya anda menekuk bagian lead dari satu buffer pada tiap socket sehingga socket bisa masuk ke dalam dengan mudah. Setelah itu anda bisa pasang satu buffer yang telah terbentuk di bagian bawah setiap lapisan. Dengan begitu seluruh stack akan bisa dimasukkan ke dalam papan dengan sangat mudah.

Pengecekan kabel-kabel

Dan cara merakit amplifier yang selanjutnya adalah tahap pengetesan atau pengecekan kabel-kabel. Pengecekan dan pengetesan ini sangat diperlukan karena siapa tahu ada kabel yang belum terpasang dengan baik dan benar. Dengan melakukan pengecekan dengan baik dan benar dan sesuai dengan prosedur maka akan sangat memudahkan anda dalam melakukan tahap yang berikutnya. Dan dengan melakukan pengecekan ini akan sangat menghindarkan anda dari kesalahan yang fatal pada saat amplifier sudah selesai nantinya. Oleh sebab itu anda harus mengecek dengan teliti setiap kabel yang terdapat pada amplifier.

Pasang perangkat tambahan

Dan cara merakit amplifier yang terakhir yaitu anda bisa menambahkan beberapa perangkat tambahan. Seperti kawat sekunder input dan juga output jack dan juga re-test. Dan yang terakhir anda bisa menambahkan crossfeed. Selain itu anda juga bisa menambahkan berbagai fitur tambahan lainnya. Namun yang harus anda ingat adalah anda harus selalu mengecek setiap kali anda menambahkan fitur-fitur yang baru. Setelah semua fitur telah ditambahkan maka anda bisa membungkus amplifier ke dalam sebuah wadah.