Cara Kerja Kapasitor

Pada postingan kali ini akan dijelaskan sekilas mengenai cara kerja kapasitor. Seperti diketahui bahwa kapasitor dapat menyimpan muatan listrik sementara yang ditentukan oleh kapasitas dari kapasitor itu sendiri.

Pada dasarnya sebuah kapasitor terdiri dari dua pelat konduktor yang disekat dengan sebuah dielektrik sebagai perantara diantara kedua konduktor. Bahan dielektrik tersebut bermacam-macam sesuai dengan jenis kapasitor, diantaranya adalah keramik, kertas, mika, dan lain-lain.
cara kerja kapasitor

Pada kerja kapasitor hanya terdapat dua siklus, yaitu siklus pengisian dan pengosongan. Secara teori ketika kedua logam konduktor yang melalui sebuah dielektrikum dialiri oleh sebuah arus listrik, maka salah satu kaki kapasitor yang menempel pada arus negatif akan terdapat banyak elektron, sebaliknya pada kaki kapasitor yang menempel pada kutub positif akan kehilangan banyak elektron.

cara kerja kapasitor

Hal tersebut diakibatkan oleh adanya dielektrik yang berada diantara kedua kaki kapasitor sehingga arus dari muatan positif ke muatan negatif tidak akan mengalir. muatan ini akan tertahan (tersimpan) pada kedua ujung dielektrik kapasitor, pada saat seperti ini kapasitor dalam keadaan siklus pengisian muatan. Proses ini jika diibaratkan seperti fenomena terkumpulnya muatan-muatan listrik positif dan negatif yang terjadi pada awan sebelum terjadinya petir.

Sebuah kapasitor dapat dilalui oleh arus AC tergantung dari nilai kapasitansinya. Semakin kecil nilai kapasitansi dari kapasitor yang dilalui oleh arus AC maka semakin kecil pula arus yang mengalir melewatinya.

Pada Kapasitor yang dilalui arus DC, arusnya akan tetahan pada pinggiran dielektrikumnya, dengan kata lain arus DC akan tertahan karena dielektrikum yang dilaluinya. Semakin kecil nilai kapasitansi dari kapasitor yang dilalui oleh arus DC, maka arus yang dilaluinya akan semakin kecil pula.

Sebuah kapasitor yang telah diberikan muatan listrik pada waktu tertentu kemudian dilepaskan kembali, maka didalam kapasitor tersebut tersimpan muatan listrik sesuai dengan nilai kapasitansi kapasitor tersebut. Semakin besar nilai kapasitansinya, maka jumlah muatan yang dapat disimpan juga semakin besar, dan biasanya hal ini akan berbanding lurus dengan waktu pengosongannya.

Demikian cara kerja kapasitor yang digunakan pada rangkaian elektronika.